Begini Luas & Lebatnya Hutan Ruangan Pelarian Santoso di Poso | Arenabola303.com

Begini Luas & Lebatnya Hutan Ruangan Pelarian Santoso di Poso | Arenabola303.com

a5

Arenabola303.com – Dusun Taman Jeka di Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir sempat jadi basis & area latihan militer grup Santoso. Dari Taman Jeka yg terletak di salah satu lereng Pegunungan Biru ini pelarian Santoso & pengikutnya dimulai.

Akses menuju Taman Jeka tidak gampang. Jalan setapak menuju dusun tersebut cuma dapat dilalui bersama motor trail atau mobil 4WD. Jalanan amat curam, licin & tidak sedikit batuan.
Tempat hutan yg diduga sempat jadi ruangan latihan militer & titik awal pelarian Santoso berada di sektor paling tinggi Dusun Taman Jeka. Tepatnya lebih kurang 200 meter jarak pandang dari pusat dusun.

a1

Utk menuju titik itu mesti dilalui bersama menuruni jurang sedalam 50 meter dgn panjang 20 meter, setelah itu sungai Masani, perkebunan kakao dulu naik perbukitan.
“Jarak pandang 200 meter tetapi seandainya ditempuh bersama jalan kaki sanggup 600 meter hingga 1 kilo meter,” kata seseorang anggota Satgas Operasi Tinombala gabungan TNI-Polri disaat berbincang dgn Arenabola303.com di Poso, Sulawesi Tengah, Kamis (7/4/2016).

Sayang sejak mulai Sungai Masani itu telah ditetapkan yang merupakan Zona Merah. Penduduk sipil dilarang keras melintasi zona merah tersebut dikarenakan amat rawan & tiada yg mampu menjamin keselamatannya.
Bahkan masyarakat Taman Jeka sendiri sekarang ini pilih tak berkebun Kakao diatas Pegunungan Biru. Ruangan kebun kakao sebahagian masyarakat memang lah berada di lereng Pegunungan Biru yg berdampingan dgn hutan lindung.

a2

Dari Dusun grup Santoso tetap naik ke atas Pegunungan Biru. Sekarang Ini mereka dinamakan telah terkepung di daerah Napu.Sbg gambaran, Pegunungan Biru ini terdiri dari sekian banyak lapisan gunung tak aktif. Gunung-gunung tersebut berderet dari Poso, Tentena, hingga Napu di Palu. Bahkan bentangan Pegunungan Biru tersebut hingga di perbatasan Sulawesi Tengah & Sulawesi Selatan.

Terhadap Jumat (8/4/2016) tempo hari, Arenabola303.com cobalah menyusuri jalanan di pinggiran hutan sepanjang Dusun Masani hingga Napu. Jalan yg membelah Pegunungan Biru ini jadi satu-satunya akses Poso menuju Napu.

Pasti Santoso & kelompoknya tak mau melintasi trayek ini utk pelariannya. Mereka berada di dalam hutan lebat yg kini telah dikepung Tim Satgas Tinombala TNI-Polri.
Akses jalan dari Poso menuju Napu sejak 6 bln dulu telah beraspal keren. Kendaraan roda empat ataupun roda dua

a3

telah mampu melintas.Dari Taman Jeka jalur yg mesti dilalui ialah Poso Pesisir Selatan. Di sini tepatnya di Desa Tangkura ada satu Pos Sekat perdana Tinombala TNI-Polri. Seluruhnya orang yg melintas baik menuju atau dari Napu dapat diperiksa.

Tiap-tiap penduduk yg melintas dapat ditanya card identitas pula tujuan & maksud mereka.
diatas jam 10 tengah malam masyarakat dilarang melintas ke dari Poso ke Napu. Mereka disarankan menginap lalu di Tangkura. Faktor ini lantaran rute sepajang Poso ke Napu amat rawan di tengah malam hri.
Pos sekat ini salah satunya berfungsi buat menghentikan pasokan logistik dari para simpatisan terhadap group Santoso.

Usai dari Pos Sekat Tangkura perjalanan seterusnya dilanjutkan. Sepanjang kanan & kiri jalan merupakan perkebunan kakao. Sementara di atas perkebunan kakao tersebut yakni hutan lindung yg lebat.
Seputar 25 kilo meter dari Tangkura ada pos sekat ke dua ialah di Desa Sangilore. Kembali tiap-tiap penduduk yg melintas diperiksa.Dari Sangilore, hutan di kanan & kiri jalan lebih lebat lagi. Jurang & tebing serta lebih curam. Jarang masyarakat maupun kendaraan yg melintas. Di sebanyak titik ada tebing atau jurang yg longsor.

Kurang lebih 30 kilo meter dari Sangilore, ada Pos Sekat Hai. Pos ini berada terpencil di suatu lembah yg dikelilingi hutan lebat. Masihlah tidak sedikit babi hutan & monyet yg ‘main’ ke Pos Sekat Hai.

“Babi hutan ada. Bahkan monyet tidak jarang main-main ke sungai lokasi kami mandi,” kata seseorang Pegawai pos sekat.tiada ajaran listrik di Pos Sekat Hai. Pegawai mengandalkan genset yg dinyalakan dari pukul 18 hingga 22.00. Ada pula panel surya utk sekadar menyalakan netbook di siang hri.

a4

Cuma ada tiga keluarga di Pos Hai ini. Sementara Pegawai pos sekat ada 20 orang.
Usai dari Pos Sekat Hai, jalanan telah sejak mulai ‘bersahabat’. Tidak seluruh kanan & kiri jalan berupa hutan lebat. Sepuluh km dari Pos Hai, ada hamparan padang ilalang yg luas.Hamparan padang ilalang yg tumbuh diatas tanah gundukan menempa perbukitan, persis seperti Bukit Teletubies. Sejenak rasa was-was bakal lebatnya hutan lokasi persembunyian Santoso hilang.

Tapi kewaspadaan tidak boleh hilang. Lantaran di belakang ‘Bukit Teletubies’ itu yakni hutan lebat.
Tetap ada dua pos sekat lagi hingga menuju Pos Watu Tau di Napu, Palu. Keseluruhan jarak yg kami tempuh dari Poso hingga Napu seputar 125 km.Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Brigadir Jenderal Rudy Sufahriady menyampaikan luas & lebatnya hutan itulah yg jadi salah satu ganjalan Satgas Tinombala dalam memburu Santoso. sekarang ini Satgas yg beranggotakan pasukan elite TNI-Polri itu tetap menguber grup Santoso.

“Sampai hri ini Santoso tetap tetap kita kejar. Kita laksanakan pengepungan. Tanda-tanda di dalam ada, tetapi belum bisa,” kata Rudy di Mapolres Poso, Kamis (7/4/2016) dulu.

 

*** PARTNER ***

  1. aduayam303.com
  2. arenabola303.com
  3. indocasino303.com
  4. indotangkas303.com
  5. indotogel303.comĀ 
  6. masterbola303.com
  7. sabungayam303.com

Arenabola303

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *